Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah ungkapan yang pantas bagi rakyat kecil di negeri ini. Mengapa demikian ? Saat ini sangat sulit untuk mempercayai para pengadil, karena pengadil lebih condong kepada orang yang punya jabatan atau yang punya kekuasaan dan punya uang banyak.
Kita lihat satu contoh yang sangat jelas dalam kasus kepemilikan dan perdagangan narkoba yang dilakukan oleh seorang jaksa dan seorang supir. Sangat jelas perbedaannya, jaksa yang kepergok membawa dan menjual 343 butir ekstasi hanya dihukum 1 tahun penjara, padahal itu merupakan barang bukti dan dia tahu tentang hukum, tapi melanggarnya, seharusnya dia dihukum lebih berat, sedangkan amir mahmud seorang sopir yang hanya memnggelapkan 1 butir ekstasi dihukum 4 tahun penjara.
Mudah-mudahan tulisan saya ini bukan termasuk pencemaran nama baik, seperti yang ditulis bu pritsa mulyasari, yang menuliskan pengalaman pribadinya di internet yang menyebabkan dia dihukum yang katanya karena telah mencemarkan nama baik salah satu Rumah Sakit. Mungkin takut tidak mempunyai pasen lagi karena pelayanannya tidak sesuai dengan kenyataan.
Kita lihat satu contoh yang sangat jelas dalam kasus kepemilikan dan perdagangan narkoba yang dilakukan oleh seorang jaksa dan seorang supir. Sangat jelas perbedaannya, jaksa yang kepergok membawa dan menjual 343 butir ekstasi hanya dihukum 1 tahun penjara, padahal itu merupakan barang bukti dan dia tahu tentang hukum, tapi melanggarnya, seharusnya dia dihukum lebih berat, sedangkan amir mahmud seorang sopir yang hanya memnggelapkan 1 butir ekstasi dihukum 4 tahun penjara.
Mudah-mudahan tulisan saya ini bukan termasuk pencemaran nama baik, seperti yang ditulis bu pritsa mulyasari, yang menuliskan pengalaman pribadinya di internet yang menyebabkan dia dihukum yang katanya karena telah mencemarkan nama baik salah satu Rumah Sakit. Mungkin takut tidak mempunyai pasen lagi karena pelayanannya tidak sesuai dengan kenyataan.